Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Sepenggal Cerita Anak dan Orang Tua

Hari Jum ’at p ukul 11.00, aku sampai di sebuah gedung tempat aku akan melaksanakan sebuah tes kerja. Hari itu aku bersama bapak dan ibuku, yang mengantarku ke tempat tes. Sebelum tes berlangsung kusujud tangan mereka, kucium pipi dan kening keduanya. “Bapak, ibu.. tolong doakan aku, semoga dapat hasil yang terbaik” begitu pintaku pada mereka. Kedua nya meng iya kan, dan memberiku semangat agar berhasil dalam mengerjakan tes, dengan tatapan sayang nya, dengan senyum hangatnya. Beberapa jam berlalu, aku pun selesai mengerjakan tes. Jujur tes ini lebih sulit dari tes sebelum nya. Aku pun keluar ruangan dengan langkah lunglai dan wajah di tekuk. Senyum ku pahit, dan ku sujud kembali tangan kedua orang tuaku saat bertemu seusai tes dengan senyum kelu itu. Tapi yang membuat ku lebih kelu, wajah ibu yang sangat lesu, lebih lesu dari senyum ku. “Kenapa bu..?” tanyaku pada Ibu. “Tidak apa nak, ibu cuma lesu mendengar perjuangan orang-orang yang ibu temui selama kamu tes ini, ada yang suda

Do'a, Perkataan dan Pengabulan

Gambar
"Ayo adek, harus semangat belajarnya, yuk tunjukkin posisi belajar yang bener" kataku pada si adek. "Adek mau belajar nya kayak gini, ustadzah" balasnya sambil merebahkan badan nya di lantai. "Anak yang pinter kalau belajar gak begitu loh, sini liat duduknya ustadzah, duduk yang tegap ya" aku pun menegapkan posisi duduk ku, mencontohkan buat si adek. "Enggak ustadzah, adek kan bukan anak yang pinter, jadi gak mau belajar begitu" katanya sambil menatapku. "Adek gak boleh bilang gitu, perkataan itu do'a loh, harus percaya kalau adek tu anak yang pinter, ustadzah aja percaya" kataku menyakinkan. "Jadi perkataan itu do'a ya ustadzah? Berarti adek pinter, ya?" sedikit menegakkan kepalanya, mungkin sedang mempertimbangkan perkataan ku tadi. "Ya betul adeek" jawabku sambil melihatnya. Kemudian ia pun mulai belajar... dengan tetap rebahan 😂 Sesekali ia tegap, namun kalau lelah ia mulai rebahan lagi